Dalam semangat para pejuang yang bergegar menggelayut
Membising ditelinga tanah nenek moyang
Hingga darah berceceran bersama keringat pengorbanan
Rasa letih dari dulu hingga kini tak menjadi penghalang
Rasa jenuh mengoyak tubuh tak menjadi pembatas
Banyak tantangan dan rintangan menghampiri
Namun, semangat juang tetap dalam barisan kokoh menukik harapan
Pinta dan harap dari relung jiwa manusianya berkobar-kobar
Para pejuangnya tak surut bekerja dalam tulus
Impikan keinginan Mamuju tengah segera dimekarkan
Maka, memang mamuju tengah menjadi kaharusan
Coba kita lihat hamparan-hamparan luas direlung pelatarannya
Teriakan terdengar sana sini dalam bahana
Diatas bukit tinggi dan didasar lautan sang cakrawala
Menggeliat dan menantikan sebuah harapan bertalun-talun
Harapan mamuju tengah dimekarkan
Maka, sungguh Mamuju tengah adalah keharusan
Corak budaya juga telah menggelitik jiwa
Histori adatpun menantikannya
Potensi kesejahteraan bagi para manusianya menjanjikan
Maka, Mamuju tengah sekali lagi adalah keharusan
Azhari Belajar Nulis Puisi
Mamuju, Rabu 13 Juni 2012, Pukul 13:28 Wita.

0 komentar:
Posting Komentar